Jakarta - Siapa bilang Anda harus istirahat berolahraga
saat terbangun dengan leher kaku atau otot yang sakit? Justru dengan
latihan ringan dapat membantu menangani sakit dan memulihkan otot lebih
cepat. Caranya dengan melakukan salah satu dari beberapa jenis olahraga
berikut, seperti yang dikutip dari Health Me Up:
1. Yoga
Yoga
merupakan cara efektif untuk melawan rasa nyeri pada tubuh. Pernapasan
dalam yang dikombinasikan dengan gerakan asana tertentu membantu
menangani nyeri otot. Namun beberapa dokter melarang melakukan beberapa
gerakan asana yoga yang melibatkan gerakan fisik yang kuat karena dapat
memperparah rasa sakit. Untuk itu mintalah bantuan instruktur yoga yang
berpengalaman.
2. Jalan Kaki
Jalan kaki
merupakan bentuk paling sederhana dari latihan yang dapat Anda lakukan
di mana saja dan kapan saja. Berjalan dapat dilakukan di segala kondisi
dan hanya ada beberapa kondisi kesehatan yang melarang Anda untuk
berjalan.
3. Pilates
Pilates merupakan
latihan yang sangat baik dilakukan bagi Anda yang menderita nyeri
punggung bagian bawah karena dapat membantu melatih kekuatan tubuh. Ahli
kebugaran juga merekomendasikan Pilates untuk menderita fibromyalgia.
Menurut Archives of Physical Medicine and Rehabilitation, Pilates adalah
salah satu bentuk latihan peregangan terbaik apabila dilakukan di bawah
pengawasan ahli.
4. Berenang
Berenang
direkomendasikan sebagai latihan yang tepat bagi penderita
osteoarthritis, yaitu orang yang memiliki masalah musculoskeletal atau
penyakit sendi lainnya. Berenang atau kegiatan air lainnya merupakan
aktifitas tahan gravitasi dan membantu mengobati sendi dengan lebih
baik.
5. Perenggangan
Latihan perenggangan
sederhana dapat dilakukan dimana saja. Latihan perenggangan membantu
menggerakkan bagian-bagian tubuh Anda dan melawan rasa sakit dalam
tubuh. Anda dapat menyembuhkan sakit otot dengan latihan peregangan
sederhana selama 15 menit.
6. Tai Chi
Latihan
Tai Chi dapat dilakukan baik oleh anak-anak dan dewasa. Berasal dari
China, Tai Chi mirip dengan Yoga karena mendorong integrasi pikiran,
tubuh dan jiwa. Menurut New England Journal of Medicine Study, Tai Chi
sebaiknya dilakukan dua kali dalam seminggu untuk membantu menyingkirkan
nyeri tubuh, kelelahan, dan otot kaku.
7. Latihan Beban Ringan
Latihan
beban ringan pada umumnya membantu mencegah cedera seperti keseleo dan
otot tegang. Latihan beban ringan membantu proses penyembuhan dengan
memperkuat otot-otot sendi di sekitar area cedera dengan cara mengambil
beban daro sendi yang terluka. Hanya dengan melakukan push up sederhana
atau sit up di rumah Anda bisa mengucapkan selamat tinggal pada rasa
sakit.
7 Olahraga untuk Atasi Nyeri Otot & Sendi
Rambut Kusam & Sulit Diatur? Atasi dengan Cara Ini
Jakarta - Setiap wanita pasti ingin rambutnya terlihat
indah dan berkilau. Namun, tidak semua wanita bisa merawat rambut agar
selalu tampil sempurna. Terkadang ada suatu hari rambut terlihat kusam
dan sulit diatur. Untuk itu, simaklah enam penataan rambut yang bisa
diaplikasikan saat rambut dalam keadaan “buruk” atau berantakan, seperti
dikutip dari Bold Sky.
1.Cuci Rambut
Salah
satu alasan yang paling umum rambut terlihat kusam karena jenis rambut
yang berminyak. Wanita yang memiliki rambut berminyak harus sering
mencuci rambut. Tidak harus menggunakan shampo ketika mencucinya. Cukup
dibilas dengan air supaya menghilangkan minyak yang menempel. Selain
itu, dry shampoo juga baik digunakan karena bisa menyerap minyak dan
membuat rambut tetap bersih walau tidak sempat dicuci.
2.Menggunakan Gel Rambut
Jika
jenis rambut Anda tidak berminyak, hindari mencuci rambut setiap hari
karena dapat membuat rambut semakin terlihat kering. Saat rambut kering
susah diatur, Anda bisa aplikasikan gel rambut pada mahkota Anda. Namun,
jangan terlalu sering menggunakan gel rambut karena bisa berpotensi
merusak rambut.
3.Ikat Rambut Anda
Ketika
rambut sedang dalam keadaan “buruk” dan berantakan, coba beberapa teknik
mengikat rambut agar menjadi satu, seperti model cepol atau sanggul.
Hal tersebut bisa menutupi kekusaman rambut Anda.
4.Menggunakan Jepit Rambut
Tidak
ada salahnya memakai jepitan rambut yang membantu merapikan rambut
Anda. Bahkan, Anda akan kelihatan lebih feminin dan semakin manis dengan
bantuan jepit rambut yang cantik di sela-sela rambut Anda.
5.Hair Band
Hair
band atau bando bisa menjadi pilihan ketika rambut susah dirapikan.
Mungkin rambut yang telah dicuci tidak mau lurus kembali sehingga
mengganggu penampilan. Dengan adanya bando, rambut akan tampil lebih
baik.
6.Jangan Dikepang
Jangan mengepang
rambut saat dalam keadaan kusut. Hal itu bisa membuat rambut semakin
tidak karuan. Sebaiknya, pilih model cepol atau buat sanggul rambut
supaya tampak lebih rapi.
Otot yang Tak Dilatih Bisa Jadi Lemak, Mitos atau Fakta?
Jakarta - Ada mitos yang menyebutkan, otot bisa berubah
menjadi lemak ketika seseorang menghentikan rutinitas olahraganya.
Akibatnya, tubuh yang tadinya ramping dan kencang pun bisa berubah
gemuk, menggelambir dan kendur. Benarkah mitos tersebut? Sebelum
menjawabnya, sebaiknya Anda membaca fakta-faktanya dulu di bawah ini.
Lemak & Otot Itu Berbeda
Apel
tidak bisa berubah menjadi jeruk, begitu juga jeruk selamanya tak akan
menjadi apel. Begitu juga dengan otot dan lemak, merupakan dua benda
yang berbeda. Artinya, otot tidak bisa dan tidak akan berubah jadi lemak
begitu Anda berhenti olahraga. Penyebabnya simpel, karena kondisi fisik
manusia tidak akan 'mengizinkannya'.
Otot Bisa Menyusut, Tapi Tak Menjadi Lemak
Jika
Anda berhenti olahraga secara mendadak dan tak beraktivitas sama
sekali, otot mungkin akan menyusut atau mengecil, tapi tidak akan
berubah jadi lemak. Namun perlu diketahui, makan berlebihan yang tidak
diimbangi dengan olahraga akan menyebabkan penumpukan lemak dan sebelum
Anda menyadarinya, tubuh sudah menjadi lebih berat dan melebar. Ingat
baik-baik, perubahan tersebut bukan karena otot yang bertransformasi
jadi lemak.
Ketika seseorang stop beraktivitas secara fisik, maka
otot akan kembali ke ukuran semula sebelum dibentuk dengan olahraga.
Semakin lama rehat dari olahraga, otot akan semakin mengecil. Mitos yang
salah berkembang dan jadi populer karena saat seseorang berhenti
olahraga, dia cenderung lebih banyak makan. Kondisi itulah yang membuat
banyak orang beranggapan kalau otot berpotensi berubah jadi lemak yang
menggemukkan.
"Saat berhenti olahraga, massa otot akan berkurang
sementara jaringan lemak bertambah. Kabar baiknya, jika Anda mau mulai
berolahraga lagi, massa otot akan kembali meningkat dan penimbunan lemak
pun berkurang, jadi ini bukan efek yang permanen," ujar pelatih fitnes
Arnav Sarkar, seperti dikutip dari Health Me Up.
Ahli kebugaran
Wanitha Ashok, otot yang berubah jadi lemak juga menurutnya hanya mitos
belaka. Faktanya, orang yang berhenti olahraga, ototnya akan kehilangan
kekencangan, menjadi kendur dan tubuh pun terlihat gemuk. Ada baiknya
jika Anda menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup yang selain
bermanfaat menjaga kebugaran juga memperindah tubuh. Dengan menjadikan
olahraga sebagai gaya hidup, Anda pun akan melakukannya secara
berkelanjutan dan tidak ada kata berhenti.
Beyonce Sering Potong Rambut Sendiri
Jakarta - Meski sibuk, namun Beyonce rutin menyempatkan
diri untuk memotong rambutnya sendiri. Kebiasaan itu telah berlangsung
sejak ia kecil.
Kebisaannya dalam memotong rambut karena sang
bunda, Tina Knowles memiliki salon. Hidup dan bermain di lingkungan
salon membuat Beyonce tahu bagaimana menata rambut.
"Aku sering
bereksperimen dengan rambut. Aku suka mewarnai rambut sendiri. Aku bisa
menata rambutku sendiri," ungkap Beyonce kepada People.
Kebiasaan
menata rambutnya sendiri itu dibawanya hingga dewasa. Istri dari rapper
Jay-Z itu secara rutin memotong ujung-ujung rambutnya. "Aku membaginya
di tengah dan chh-chh-chh," ujar Beyonce meniru suara gunting rambut.
Tidak
hanya menata rambutnya sendiri, wanita yang baru melahirkan putri
bernama Blue Ivy Carter itu juga kerap berdandan sendiri. Sejak kecil
Beyonce telah mencoba berbagai make-up milik sang bunda.
"Aku
bermain dengan make-up ibuku. Dulu, aku suka memakai eye shadow biru,
lipstik merah dan aku memulaskan blush on sesukanya. Aku seperti badut,
tapi dulu aku pikir itu cantik," ungkap Beyonce.
Rutinitas
make-up Beyonce saat ini adalah Lip gloss, blush on dan moisturizer.
Yang tidak kalah penting untuk digunakan adalah maskara. Beyonce mengaku
lebih suka menggunakan masakara lama, karena hasilnya lebih bagus.
"Aku pilih maskara lama. Itu membuat bulu matakau lebih tebal dan panjang," tutup Beyonce.
Tips Agar Wajah Tidak Mengkilap Karena Berminyak
Jakarta - Hal paling menyebalkan memiliki wajah
berminyak adalah penampilan kulit yang menjadi mengkilap. Kalau sudah
begitu, wajah tampak basah, kurang segar dan kotor. Apa cara terbaik
untuk menghindari wajah agar penampilannya tidak mengkilap? Seperti
dilansir Styleite, ini dia tipsnya.
Kulit memproduksi minyak
yang disebut sebum, yang membuat kulit tetap kenyal dan sehat. Sebum
juga melindungi kulit dari bahaya lingkungan luar, seperti polusi,
matahari dan AC.
Sayangnya, jika memproduksi minyak wajah yang
berlebih bisa berakibat pori-pori terbuka yang membuat wajah menjadi
mengkilap dan berjerawat. Kendala lainnya memiliki wajah berminyak
adalah make-up tidak bisa tahan lama, terutama cuaca panas.
Sisi
positifnya, wanita dengan jenis kulit tersebut dapat menunda kerutan.
Meski minyak di wajah tidak bisa dihilangkan begitu saja, namun ada
tipsnya untuk menyeimbangkan minyak kulit.
1. Menjaga Kulit Tetap Lembab
Wajah
yang sudah berminyak bukan berarti tidak membutuhkan pelembab. Kulit
akan semakin berminyak jika wajah kering. Pilihlah pelembab berbahan
dasar air atau yang diformulasikan untuk mengontrol minyak.
2. Jangan Mencuci Wajah Terlalu Sering
Agar
wajah tetap kering, orang sering mencuci wajahnya terlalu sering. Mitos
tersebut salah. Mencuci wajah berlebihan malah merangsang produksi
sebum. Pilihlah pembersih wajah yang mengandung minyak untuk
menghilangkan sebum berlebihan.
3. Hindari Menggunakan Toner
Hindari
menggunakan toner yang memiliki kadar alkohol tinggi. Kandungan
tersebut memang bisa membuat kulit segar dan bebas minyak, tapi hanya
dalam jangka waktu pendek. Kandungan alkohol yang tinggi dapat membuat
masalah baru. Kulit bisa semakin berjerewat karena toner.
Untuk
menghindari penampilan wajah yang mengkilap, Anda bisa menggunakan
make-up yang tepat. Menggunakan produk-produk riasan berlabel mineral
dapat mencegah kulit dari jerawat ketika menggunakan make-up.
Pertama-tama
adalah menggunakan primer. Primer membuat foundation bisa menempel
sempurna pada wajah, sehingga make-up akan awet seharian. Dasar make-up
tersebut juga dapat menyerap minyak berlebih di wajah.
Lalu
pulaskan foundation terbaik Anda, untuk meratakan warna wajah. Terakhir,
taburkan bedak bubuk yang berfungsi untuk menyerap minyak dan membuat
bedak tahan lama.
Hindari produk make-up yang bertekstur creamy,
seperti blush on dan eye shadow cream. Produk-produk tersebut dapat
membuat kulit semakin terlihat mengkilap.
Ini Dia Bahaya Makan Pedas Terlalu Banyak
Jakarta - Ragam masakan Indonesia kaya akan
rempah-rempah dan cenderung pedas. Bahkan, bagi kebanyakan orang tidak
bisa makan kalau tidak menggunakan sambal. Padahal jika Anda kebanyakan
makan makanan pedas, akan menyebabkan perut mulas, melilit, atau diare.
Tunggu dulu, seperti yang dirangkum dari Health Me Up, ternyata terlalu
banyak makan makanan pedas, bisa menyebabkan beberapa penyakit kronis
seperti di bawah ini.
1. Refluks Asam
Refluks
asam adalah pengaliran kembali isi lambung ke dalam kerongkongan.
Penyakit ini dapat menyebabkan nyeri, peradangan, serta kerusakan
kerongkongan. Makanan pedas pada dasarnya merupakan kombinasi asam.
Ketika terlalu banyak asam masuk kedalam perut, maka akan berpotensi
merusak dinding lambung.
2. Gastritis (Maag) Akut
Gastritis
disebabkan peradangan dari mukosa lambung, membran yang melapisi perut.
Serangan ringan gastritis terkadang dirasakan sesekali. Namun
kebanyakan
orang berpikir itu hanyalah gangguan pencernaan sederhana.
Gastritis akut biasanya ditandai dengan gejala seperti muntah, mual,
demam, diare, serta sakit kepala.
3. Ulkus Gaster (Tukak Lambung)
Makanan
pedas dapat menyebabkan luka pada lapisan mukosa yang sensitif atau
pada usus kecil, yang biasa disebut duodenum (ulkus duodenum), atau juga
di esofagus (ulkus kerongkongan). Tukak lambung yang menyakitkan
biasanya menyebabkan rasa terbakar di perut, mual, muntah, dan penurunan
berat badan.
4. Insomnia
Konsumsi makanan
pedas meningkatkan temperatur tubuh yang menyebabkan insomnia. Sebaiknya
hindari memakan makanan pedas saat makan malam.
5. Kehilangan Nafsu Makan
Makanan
pedas aman dikonsumsi jika masih dalam batas yang wajar. Kebanyakan
orang biasanya memakan makanan pedas 3 hingga 4 kali seminggu.
Agar tidak mengalami gangguan perut, Pecinta makanan pedas sebaiknya memperhatikan beberapa hal berikut:
- Makanan pedas hanya boleh dikonsumsi dalam makanan utama, bukan cemilan.
- Hindari mengkombinasikan gorengan berminyak dan makanan pedas yang dapat meningkatkan produksi asam lambung.
- Hindari memakan makanan pedas saat makan tengah malam.
- Minum susu dapat menetralkan produksi asam karena makanan pedas.
- Jika Anda mengalami masalah pencernaan karena makanan pedas, minum obat antasida satu jam setelah makan dan sebelum tidur.
66 % Orang Mengaku Tak Bisa Hidup Tanpa Ponselnya
Jakarta - Sekarang ini, makin banyak orang yang
terobsesi pada ponselnya. Survei terbaru menunjukkan, 66 persen orang
mengalami Nomophobia, sebutan untuk sindrom tak bisa hidup tanpa ponsel.
Jumlah
persentase itu terungkap setekah SecurEnvoy meneliti 1.000 orang
Inggris tentang seberapa besar ketergantungan mereka pada ponselnya.
Usia muda, antara 18-24 tahun merupakan kelompok usia yang paling
'kecanduan' terhadap ponsel mereka. Sebanyak 77 persen dari mereka
mengaku tidak bisa berada jauh-jauh (dari ponselnya) lebih dari satu
menit. Sementara untuk kelompok usia 25-34 tahun, mencapai 68 persen.
Studi
tersebut juga menunjukkan, rata-rata orang mengecek ponselnya 34 kali
sehari, dan 75 persen menggunakan ponsel saat berada di kamar mandi.
Dengan alasan, banyak orang mengibaratkan ponsel sebagai pengganti surat
kabar yang lebih modern.
Jumlah orang yang terjangkit
'Nomophobia' rupanya meningkat hingga 13 persen. Dalam penelitian yang
serupa empat tahun lalu, persentase orang yang mengaku mengidap 'phobia'
aneh ini hanya 53 persen.
"Dibandingkan dengan penelitian empat
tahun lalu, terlihat jumlah orang yang terobsesi dengan ponsel
meningkat," ujar Andy Kemshall, salah satu pendiri SecurEnvoy seperti
dikutip dari Daily Mail.
Dia juga mengungkapkan, berbeda dengan
penelitian sebelumnya dimana yang lebih banyak terkena sindrom
'Nomophobia' adalah pria, kini justru para wanita yang banyak
terjangkit. Temuan lainnya menunjukkan ada 49 persen orang yang kesal
ketika pesan-pesan teks di ponselnya terbaca oleh pasangannya. Namun
banyak di antara mereka yang malas mengunci ponselnya.
Untuk
diketahui, Nomophobia merupakan singkatan dari no mobile phobia.
Perangkat mobile di sini dapat diartikan beragam. Namun berdasarkan
survei, sebagian besar kekhawatiran yang timbul adalah ketika para
pengguna tersebut tidak berdekatan dengan ponsel.
Dilansir
detikINET, Nomophobia tidak membahayakan asal masih dalam tahap wajar.
Namun jika kecemasan yang melanda sudah pada tingkat yang sangat parah,
ini bisa mengganggu psikologi.
Apakah Anda termasuk Nomophobia? Ini tanda-tanda yang perlu diwaspadai:
- Tidak sanggup mematikan atau menon-aktifkan ponsel
- Secara obsesif terus mengecek apakah ada missed call, email atau pesan teks yang masuk
- Mengisi ulang baterai dalam jarak waktu yang berdekatan
- Tidak bisa meninggalkan ponsel bahkan saat Anda ke kamar mandi
Lalu
apakah ada cara untuk mengatasinya? Nomophobia bisa diobati dengan cara
terapi menggunakan ponsel seperlunya secara terus menerus. Simak
beberapa tips mengatasi kecanduan ponsel, di sini.






